MENJAWAB TANYA | Mengapa Harus Menulis dan Bagaimana Cara Memulai Menulis ?

MENJAWAB TANYA | Mengapa Harus Menulis dan Bagaimana Cara Memulai Menulis ?MENJAWAB TANYA | Mengapa Harus Menulis dan Bagaimana Cara Memulai Menulis ?,- Sebuah pertanyaan yang selalu terngiang bagi mereka yang berkecimpung di dunia kepenulisan. Mengapa harus menulis ? pertanyaan itu selalu jadi sorotan utama dalam setiap kali jemari ingin memainkan perannya di atas kertas.

Tentunya ada banyak hal yang membuat seseorang termotivasi untuk menulis. Ada yang sekedar menyalurkan hobi, sampai mencari penghasilan dari buah tangannya sendiri. Apalagi kalau sudah hobi sekaligus berpenghasilan pula. Wih, bakal lebih asyik. Yaa, pasti. Karena ada ungkapan yang mengatakan “Pekerjaan yang paling menyenangkan adalah hobi yang dibayar.”

Apapun alasannya, tentunya menulis adalah proses keabadian. Karena dengan menulis, seseorang bisa terkenal ke seluruh penjuru dunia hingga meretas zaman. Salah satunya adalah Hujjatul Islam Imam Abu Hamid Al-Ghazali yang karya-karyanya banyak dikaji oleh kaum muslimin ataupun orientelis barat.

“Orang boleh pandai setinggi langit, tetapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan sejarah.” Pramoedya Ananta Noer-,



Setinggi-tingginya ilmu yang kita miliki, seluas-luasnya pengalaman yang kita rasakan, jika kita tidak pernah menuangkannya ke dalam bentuk tulisan, ia akan hilang dalam sejarah. Dengan kata lain, menulis adalah proses mengabadikan ilmu dan pengalaman hidup. Kurang lebih seperti itu makna dari ucapan Pramoedya Ananta Noer, salah seorang penulis yang lebih dari 50 karyanya telah diterjemahkan ke dalam 41 bahasa asing.

Bagamana cara memulai menuls ?

Menulis bukanlah pekerjaan yang penuh dengan rumus atau pun teori lainnya. Menulis adalah skill, semakin sering seseorang menulis, semakin lihai pula jari-jemarinya menyusun kata. Hal  pertama yang harus dilakukan oleh para penulis pemula adalah tulislah apapun yang ada di alam pikiran kita. 

Setiap detik kita bernapas, setiap menit kita hidup, setiap jam kita menjalani kehidupan, setiap hari kita belajar dan bekerja, setiap minggu kita menemukan pengalaman baru, setiap bulan kita mendapatkan perasaan bahagia ataupun duka, dan setiap tahun kita pasti menemukan kesadaran diri akan sebuah pengalaman berharga.

Dan semua itu menorehkan kisah, baik suka maupun duka di dalam kehidupan.Dan semua itu menjadi pengajaran sekaligus ilmu yang dapat kita tuliskan dan sebarkan kepada orang lain sebagai pembelajaran hidup yang semoga memberi manfaat kepada mereka.

 “Mulailah berdiri di atas kertas, berjalanlah dengan pena, dan menyelamlah ke dalam lautan kata. Kelak kita akan terkejut melihat untaian huruf yang mampu bercerita.”
Ricky El-Faqru 

0 Comments

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.