Cara Mengawali Tulisan Yang Menarik Serta Enak Di Baca



“Banyak jejak di jalanan, hanya tulisan yang memberi pedoman.”
"IBNU WAHYUDl"

Cara Mengawali Tulisan Yang Menarik


CARA MENGAWALI TULISAN YANG MENARlK SERTA ENAK DI BACA,- Sebuah perjumpaan awal selalu memberi kesan yang sangat membekas atau tidak terlupakan. Begitu juga dengan kesan pada sebuah tulisan. Kualitas kesan tersebut jelas sangat mungkin bermacam-macam. Ada pembuka tulisan yang langsung menyebabkan pembaca tersihir dan tidak mau melewatkan atau melompat ke tulisan lain; ada pula pembuka yang menyebabkan suatu kebingungan sehingga pembaca tidak berkeinginan meneruskan membaca; atau mungkin pula ada pembuka tulisan yang malahan memberikan kegamangan sehingga pembaca dihadapkan pada kenyataan, antara mau meneruskan atau meninggalkan. Tentu saja, yang diharapkan oleh setiap penulis, ketika berhadapan dengan awal tulisannya, pembaca diharapkan langsung terperangkap kepada suatu kenikmatan, kenyamanan, atau kepenasaran, sehingga pembaca dengan tanpa jeda meneruskan membaca dan memahami apa yang dikehendaki oleh penulis.

Yang sering terjadi adalah kurang pekanya penulis akan faktor kesan ini semata-mata berdalih dari suatu anggapan awal yang keliru bahwa pembaca harus mau membaca tulisannya karena penting bagi pembaca. Inilah sikap yang sangat egoistis dan cenderung arogan yang sering dia hadapi oleh penulis, utamanya lagi penulis yang tulisannya sudah beberapa kali dimuat atau dipublikasikan oleh media cetak.

Penulis sering lupa, bahwa pilihan bacaan--utamanya beberapa tahun belakangan ini, bukan hanya karena banyak koran atau majalah, tapi lebih karena tulisan juga tersedia melalui gawai (gadget)---yang begitu mudah dijumpai atau diakses, menyebabkan pembaca memiliki keleluasaan dan kebebasan untuk menentukan tulisan yang harus dinikmati. Dalam situasi seperti ini, sudah tidak pada tempatnya lagi ada kecongkakan pada diri penulis karena telah mampu menghasilkan tulisan sebagaimana terjadi beberapa puluh tahun lalu. Dewasa ini begitu banyak tulisan yang hampir atau sama sekali bahkan tidak ada yang membacanya. Mengapa hal ini bisa terjadi? 



Tentu banyak penyebabnya, mengapa sebuah tulisan menguap begitu saja ditelan detik, menit, jam, atau hari. Sayang sekali jika hal seperti ini sampai terjadi sebab sebuah tulisan jelas dihasilkan melalui suatu “perjuangan”, baik yang ringan maupun penuh tekanan. 

Sebuah tulisan dilupakan atau dilewati begitu saja oleh pembaca, bisa saja karena tidak menimbulkan daya tarik atau tidak penting bagi pembaca. Disinilah sesungguhnya permasalahan suatu tulisan. oleh karena itu, trik agar tulisan terlihat menarik, yaitu:

1. Gunakan Judul Yang Membuat Pembaca Penasaran.



Cara Mengawali Tulisan Yang Menarik Serta Enak Di Baca

ketika pembaca ingin membaca sebuah tulisan atau membaca buku, tentunya judul menjadi iconik utama dalam kepenulisan. oleh karena itu, buatlah judul yang membuat pembaca bertanya-tanya maksud dari judul tersebut. contohnya buku karya Tere Liye yang berjudul "Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin"

2. Gunakan Bahasa Kiasan/Sastra Pada Tiap Paraghrafnya.



Cara Mengawali Tulisan Yang Menarik Serta Enak Di Baca

Keindahan sastra yang sangat mempesona, tentunya sangat menarik untuk dibaca. ungkapan-ungkapan hati yang disinergikan dengan kekuatan akal dan kosa kata, menjadi daya tarik tersendiri yang membuat pembaca ingin menjelajahi setiap inci tulisan pada sebuah buku.  Sehingga semakin menambah daya imajinasi pembaca. Salah satunya adalah Novel Senja Terakhir Di Bulan Juni, yang setiap paraghrafnya selalu diselipi bahasa sastra atau kiasan. berikut salahsatu paraghrafnya. 

"Khudory bagaikan seseorang yang telah meneguk racun. Cintanya yang berujung perpisahan bagaikan racun yang terus menjalar ke seluruh pembuluh darahnya. Satu-satunya penawar yang bisa menyembuhkannya hanyalah Fathimah. Hanya hatinya yang selalu ia jaga agar racun itu tak meresap kesana. Karena di dalamnya ada nama Tuhan dan nama Fathimah. Ia akan selalu menjaga agar kedua nama itu tetap utuh tak tersentuh. Sekali pun racun itu terus menjalar ke sekujur tubuhnya yang sewaktu-waktu dapat membunuhnya, hatinya akan tetap ia jaga, keagungan cintanya takkan pernah terusik oleh apapun atau siapapun. Kerang boleh terbelah dan remuk, akan tetapi mutiara yang tersimpan didalamnya harus tetap utuh dan terjaga. Raganya mungkin bisa hancur, tapi tidak dengan cintanya. Cintanya kepada Fathimah yang merupakan manifestasi dari percikkan cintanya kepada Tuhan, akan tetap hidup. Hingga semua orang akan tahu keagungan dan kebesaran cintanya Khudory kepada Fathimah."

3. Awali Tulisan dengan Kutipan Tokoh



Cara Mengawali Tulisan Yang Menarik Serta Enak Di Baca

Sebagai penulis pemula, tentunya perlu banyak belajar dari orang-orang yang lebih dulu terjun ke publik didunia kepenulisan ataupun bukan. Nah, salahsatu cara agar dapat menarik minat pembaca, cobalah awali tiap bab buku kita dengan kutipan-kutipan tokoh. hal tersebut dapat mendorong pembaca untuk lebih jauh menelusuri maksud dari kutipan tokoh yang kita cantumkan pada awal bab. setelah itu coba kita buat titik temunya diakhir bab yang menyambungkan antara kutipan tokoh dengan isi tulisan kita.

itulah tips agar tulisan kita menjadi menarik serta enak di baca. Semoga Bermanfaat !

0 Comments

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.