MENJAWAB TANYA | Bagaimana Format dan struktur penulisan Artikel ?


MENJAWAB TANYA | Bagaimana Format dan struktur penulisan Artikel ?,- Sebuah tulisan yang lazim di sebut sebagai “artikel”. Artikel adalah karya nonfiksi yang dalam praksis dapat berupa suatu tulisan dengan nama atau istilah bermacam-macan. Seperti “opini”, “makalah”, atau “esai”. Munculnya istilah yang beraneka ini seringkali disebabkan oleh nama rubrik yang disediakan oleh sebuah surat kabar atau majalah, atau juga permintaan guru atau dosen ketika memberi tugas kepada siswa atau mahasiswanya. 

MENJAWAB TANYA | Bagaimana Format dan struktur penulisan Artikel ?


Tidak dapat dipungkiri, misalnya seseorang yang menulis sebua artikel, namun karena dikirim dan dimuat pada sebuah majalah yang memberi label ruangan atau rubriknya itu dengan nama “kolom” atau “esai”, artikel tersebut kemudian mungkin saja dinyatakan sebagai kolom atau esai. Padahal sesungguhnya antara “kolom” dan “Esai” dengan “artikel” dapat dikatakan tidak sama persis maknanya.


Pengertian Artikel

Inilah yang harus dipahami, setelah mengetahui pengertian antara kolom dan Esai, sekarang kita akan mengetahui pengertian artikel. Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) edisi ke empat, makna artikel dinyatakan secara sangat umum sebagai karya tulis lengkap. Misalnya berupa laporan berita, atau esai di majalah, surat kabar dan sebagainya. 


MENJAWAB TANYA | Bagaimana Format dan struktur penulisan Artikel ?


Sementara itu dalam konteks yang lebih khusus, dalam lingkup jurnalistik, artikel adalah tulisan lepas berisi opini seseorang yang mengupas tuntas suatu masalah tertentu yang sifatnya aktual dan atau kontroversial dengan tujuan untuk memberi tahu (informatif), memengaruhi dan meyakinkan(persuatif-argumentatif), atau menghibur khalayak pembaca (rekreatif).

Karena itu, terlepas dari dinamika pengertian atau pemaknaan yang terus mengada, pada dasarnya sebuah tulisan yang disebut sebagai “artikel” mempunyai format seperti halnya tulisan nonfiksi pada umumnya yang menderung berimbang dari awal hingga akhir, berbeda dengan “berita” yang berbentuk piramida terbaik. 

Kendati demikian umumnya pola pemaparan tulisan artikel bersifat induktif (umum-khusus). Dari segi struktur, seperti karya tulis lazimnya sebuah artikel juga terbentuk dari tiga bangunan besar, yaitu Pembuka, isi dan penutup. Dengan presentasi yang biasanya berkisar antara 10-15% pembuka, 70-80% isi, dan 10-15% penutup.

0 Comments

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.