MENJAWAB TANYA | Apa Manfaat Menulis ?

MENJAWAB TANYA | Apa Manfaat Menulis ?,- Pernahkah anda merasakan sesuatu yang menggelora dan meletup-letup di dalam hati setelah membaca sebuah buku ? Ada sesuatu penyucian diri. Ada suatu pembelajaran hidup yang membuat anda mempunyai keinginan untuk hidup lebih baik. Itulah yang dinamakan katarsis. Katarsis adalah efek bagi pembaca yang telah berhasil membaca, menangkap, dan memaknai sebuah tulisan.

MENJAWAB TANYA | Apa Manfaat Menulis ?


Nah, jika anda berhasil membuat pembaca seperti gambaran tersebut, berarti anda sudah berhasil menjadi penulis yang baik dan hal itu bisa memberi kebahagian tersendiri bagi hati kita. Dalam agama Islam diyakini bahwa ada tiga amalan yang tetap utuh sekalipun raga telah hancur luluh di dalam tanah. Salah satunya adalah ilmu yang bermanfaat. Salahsatu caranya adalah dengan menulis; tepatnya menulis hal yang dapat memberi manfaat kepada orang lain. karena menulis sama halnya dengan mengabadikan suatu ilmu atau pengalaman hidup yang akan berguna bagi orang lain sekaligus timbangan kebaikan bagi kehidupan kita diakhirat sana. Ini berarti bahwa menulis, ketika kita telah berhasil membuat sebuah karya tulis baik itu buku ataupun yang lainnya, kemudian sesuatu yang kita tulis itu memberi manfaat kepada orang lain, berarti kita telah memiliki tabungan untuk kehidupan akhirat kita; ilmu yang bermanfaat.

Selain itu, menulis bisa menjadi terapi bagi kesehatan psikis kita. Ketika kita jatuh cinta –misalnya, tentu ia akan merasakan rindu. Apalagi jika ternyata kekasih tak ada di samping kita. Tanpa kita sadari, tiba-tiba kita bisa menjadi seorang sastrawan yang hebat. Syair-syair cinta mengalun indah dalam hati dan pikiran kita, kemudian berhamburan lewat lisan kita. Hingga tanpa sadar, begitu mudahnya kita menulis surat cinta, kerinduan ataupun yang lainnya sebagai curahhan hati ke dalam buku harian ataupun status media sosial. Setelah semua rasa dalam hati dan pikiran telah tertuangkan kedalam tulisan, rindu itu sedikit terobati.

Yaa memang, menulis adalah terapi bagi hati yang sedang merindu, bahkan bisa juga karena marah, kecewa, tersakiti, senang, dan bahagia. Namun yang perlu diingat bahwa semua rasa kita harus tertuang dengan hati yang jernih sehingga makna dan pesan pun akan mudah tersampaikan kepada pembaca.



Menulis memang tidak dapat menyelesaikan masalah, tapi setidaknya ia dapat menghilangkan gundah.” 
El-Faqru

0 Comments

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.